Saturday, February 12, 2011

"Aaaah, orang baikk," T.T

Saat kita berada dalam situasi kritis... di lingkungan yang asing... Nggak tau harus minta tolong siapa.... Ada saja orang entah siapa yang seolah mengangkat beban besar di pundak kita yang dalam keadaan panik luar biasa....

Saat itu, aku selalu menangis dalam hati...

"Aaaaah, Orang Baikkk..." T.T

Orang yang menolong orang lain yang tidak dikenalnya di jalanan yang asing sesuai dengan kapasitasnya, meskipun kalian nggak punya kekuatan super hero, bagi sebagian besar orang yang ditolong, kalian adalah SUPER HERO diatas Super hero! Tahukah kalian, mungkin kalian telah menyelamatkan hari seseorang, memberi dorongan dan keberanian yang besar melalui pertolongan kecil maupun pertolongan besar kalian?

Yaah, karena hariku pernah selamat berkat orang2 seperti itu... Arigatou Gozaimasu. Hontou ni Arigatou!

Dan salah satu di antara mereka (aku yakin banyak orang baik yang kutemui selama ini di Jakarta), adalah supir angkot 03 yang lewat daerah Warakas, Jakarta Utara.

Aku hampir dibuat menangis terharu oleh bapak itu (maaf aku memang orang yang gampang terharu oleh hal kecil). Waktu mau berangkat les, saat aku udah lama duduk di angkot dan mulai merogoh-rogoh tas untuk mengambil ongkos, keringat dingin bercucuran di tubuhku karena aku nggak bawa uang sepeserpun! Saat itu yang kuingat adalah kisah teman lama yang di maki-maki gara-gara nggak ada uang receh buat bayar angkot, dan membayar dengan uang 50 rebu. Saat itu ia beruntung karena tetangga lamanya (ibuku) yang kebetulan satu angkot dengannya.

Nah, saat itu aku berada di angkot dengan seorang cowok ABG yang pastinya nggak ku kenal. Buruknya, orang itu turun duluan disaat aku berpikir sampe rambut keribo untuk minta tolong. Akhirnya, dengan wajah memelas, badan keringet dingin, aku maju ke deket supir angkot itu, dengan takut-takut, bilang dengan suara kecil gemeteran "Pak.. saya... ketingg-ggalan... Dompeeeet..."

"Lho? Emang ade mau turun di mana?"
"Di sono si pak.. (nunjuk) tapi saya gak.. bawa uang.. nih... pak..."
"Yaudah gak papa"

Aaaah, rasanya separuh beban saya terbang menjadi serpihan cahaya... (lebay)

"Nih"
Si bapak supir itu ngasih aku uang 5 ribu.

Si bapak supir itu malah ngasih aku uang 5 ribu.

Ya ampuuunnnn, *mau nangis terharu, untungnya bisa ditahan*

No comments:

Post a Comment